SDN Kebundadap Timur I Gelar Upacara Bendera Rutin di Hari Senin

 


Pada Senin, 14 April, SDN Kebundadap Timur I menggelar kegiatan rutin upacara bendera di halaman sekolah. Upacara ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab kepada siswa.


Upacara bendera hari ini berlangsung dengan khidmat dan lancar. Nugi, salah satu siswa kelas 5, bertindak sebagai pemimpin upacara, yang dengan sigap dan percaya diri memimpin jalannya upacara. Bapak Sayono, S.Pd.SD sebagai pembina upacara, memberikan pengarahan dan motivasi kepada siswa untuk terus meningkatkan prestasi dan karakter baik.

Dalam upacara ini, beberapa siswa terpilih untuk membacakan teks-teks penting. Arindi bertugas memandu jalannya upacara dengan membacakan susunan upacara. Najwa terpilih sebagai pembawa teks Pancasila, yang dengan sigap memberikan teks Pancasila kepada bapak pembina upacara, yaitu Bapak Sayono, S.Pd.SD. Naya membacakan UUD 1945 dengan penuh percaya diri. Risa membacakan janji siswa dengan suara yang jernih dan lantang, sementara Abel memimpin doa dengan penuh khidmat.


Upacara bendera ini tidak hanya sekedar kegiatan formalitas, tetapi juga sebagai sarana untuk memupuk rasa cinta tanah air, disiplin, dan kerja sama tim. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang lebih baik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kebangsaan.



"Pagi pagi kalian berangkat ke sekolah harus dalam keadaan senang. Nah, ketika pikiranmu senang keadaanmu terasa tenang insyaallah kalian ketika mengikuti pelajaran apa yang kalian pelajari itu mudah di ingat. Sebaliknya kalau kalian berangkat kesekolah dalam keadaan tidak tenang, belum mengerjakan tugas dan banyak beban yang kalian pikirkan. Dampaknya apa? Ketika pikiranmu tidak tenang sulit kalian menerima pelajaran yang kalian pelajari hari itu." Tutur Bapak Sayono, S.Pd.SD

"Oleh sebab itu caranya ketika kalian berangkat dari rumah, harus dalam keadaan pikiran tenang dan senang. Apalagi kalian sudah berpamitan kepada orang tua kalian, sudah cium tangan ayah dan ibu kalian, dapat iringan doa dari orang tua kalian, insyaallah kalian akan menjadi anak yang Soleh soleha, dan akan beruntung" lanjut Bapak Sayono, S.Pd.SD


Upacara bendera ini ditutup dengan salim atau cium tangan yang sudah rutin dilaksanakan di SDN Kebundadap Timur I. Salim atau cium tangan merupakan budaya dalam Islam, khususnya di Indonesia sebagai bentuk penghormatan dan adab kepada yang lebih tua, ulama, dan guru karena mengandung nilai kerendahan hati dan kebaikan.



Pada pagi itu anak anak terlihat sangat bersemangat dan mulai berbaris rapi untuk Salim kepada guru mereka. Dengan berakhirnya upacara bendera hari ini, diharapkan seluruh siswa SDN Kebundadap Timur I dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. 

Posting Komentar untuk "SDN Kebundadap Timur I Gelar Upacara Bendera Rutin di Hari Senin"